Letra de WAWANCARA LIAR PT. II - Hindia

(Feat. Matter Mos)

Alias Artístico: Baskara Putra, Daniel Baskara Putra, Wordfangs

INFORMACIÓN DEL SENCILLO:

"WAWANCARA LIAR PT. II" es una canción interpretada por Hindia y Matter Mos, publicada en el álbum Lagipula Hidup akan Berakhir

Fecha de lanzamiento: 07 de julio del año 2023. 

WAWANCARA LIAR PT. II Lyrics


Pakai sabuk pengaman kalau bikin gerakan, basa-basi salaman, pura-pura temenan

Pengalaman tahunan, soal akal-akalan, dari dulu nyontek kalo lagi ulangan

Oke, bosku suka sepihak, oke

Suka beli algoritma, oke

Suka pakai pintu belakang

Tahu-tahu ada di depan, oke


Hello, enggak perlu porto kalau bisa ngasih

Kado, buat apa nyari ilmu kalau paling bisa

Nego, ada masalah apa lagi hari ini? Berasa distopia kalau nyalain TV

Aman aja, ada Rudy (Hei Rudy)


Terpaparkan sampai sadar kalau kau dan aku sama-sama terabaikan

Di atas papan hanya jadi pion belaka, sulit gerak karena terbatas melangkah, bangsat


Hello, si enggak perlu porto kalau ada maunya ngasih

Kado, buat apa sih lo nyari ilmu kalau paling bisa

Nego, ada masalah apa lagi hari ini? Kangen jaman revolusi ada di TV

Aman aja, ada Rudy (Hei Rudy)


Berseringai cause I'm feeling Lawless, topeng Vendetta, Anonymous

Don't shoot the messenger, call me Silas, ngomongin Makna macem Iyas

Berani adu debat budak wakil rakyat, bilang bela rakyat curi uang rakyat

Dapat mandat rakyat, rakyatnya diculas, awas diawasin netizen Indonesans


Jantung macam double pedal, di-interview keringatan, gak berani buka mulut takut salah-salah cakap

Bibirku rapat namun belum kenyang masih lapar, lukisan palsu Picasso tingkah lo acak-acakan

Dari kiri ke kanan aku di tengah masih Malang, Sabang ke Merauke banyak masih berantakan


Semalam ada acara, Pak?

Ahaha! Biasa, lah. Acara kecil-kecilan aja ama keluarga, haha!

Saya lihat di medsos istri

Oh, ya

Nikahan? Anniversary?

Itu, apa, ulang tahun si bontot. Biasa, anak kesayangan saya

Ulang tahun?

Iya, ya, sama teman-temannya aja

Yang keberapa, Pak?

Enam belas, 16

Enam belas tahun?

Iya, ya

Buat Bapak kecil-kecilan, buat saya besar itu

Ahahahaha! Bisa aja, Mas ini! Yang pasti itu kecil itu, kecil

Kado saya lihat mobil

Oh, ya, itu mobil seken. Itu mobil seken aja saya kasih

Oh, mobil seken?

Iya, itu seken itu, hahaha. Gitu, Mas Bro

Tapi acara kemarin bahagia, lah ya

Bahagia sekali, Mas Bro. Eh, saya panggil Mas Bro enggak apa-apa, ya?

Enggak apa-apa, enggak apa-apa

Biar akrab aja. Umur kita kan enggak jauh, ahahahaha!

Ya, sial!

Umur enggak jauh!

Ya ya ya, ya ya ya

Padahal bisa seumuran dengan bapaknya ya, hahahaha! Bercanda aja Mas, bercanda

Saya izin kita mulai acaranya?

Siap, Mas Bro. Siap, siap

Maaf nih, saya mengundang setelah acara. Mungkin masih, euforianya masih kerasa

Ah, enggak, lah

Cuman, ada beberapa poin yang saya harap bisa kita diskusikan hari ini

Ya, ya, ya, ya

Hari ini memang agendanya adalah berbicara tentang satu hal

Oke

Yaitu kebocoran data, dan sepertinya arahnya...ya, ke institusi Bapak. Tepatlah untuk kita bicara dengan Bapak, karena Bapak lah yang bertanggungjawab atas kebocoran data tersebut

Oke, begini ya, Mas. Jadi, memang kebocoran data itu sudah terjadi dari beberapa waktu terakhir ini, ya. Tapi...ya, itu bukan semata-mata karena institusi kami juga, gitu. Jadi kayak, apa ya, ini sudah terjadi dan memang kami sudah melakukan hal terbaik yang bisa kami lakukan, dan kami sudah mencoba nge-prevent hal ini terjadi. Namun memang ya para hacker itu, wah, kacau, Mas. Enggak cuma di Indonesia aja, Mas Bro

Kenapa, kenapa...tujuan kita berbicara bukan seputar hacker. Kita tahu tugas hacker seperti apa

Oh, ya, ya. Betul, betul

Ini data-data yang menurut saya adalah data-data pribadi yang dipegang oleh...ya, institusi Bapak, gitu

Ya, ya, ya

Ini di luar kendali hacker, setahu saya

Oke. Lalu, mmm, maksudnya gimana jadi, Mas?

Ya, saya rasa semua orang sudah merasa bahwa ini adalah pertanggungjawaban Bapak untuk melindungi kami, gitu

Ya, tapi gini, Mas. Jadi, memang data itu kami sudah simpan dengan, dengan sangat baik, Mas. Kita sudah menggunakan orang-orang terbaik, lah. Orang-orang ini memang terkejut, ya, karena, karena datanya di-breach gitu. Bahasa sekarang, ya? Breach, ya? Saya baca di Internet itu breach, gitu, kalau enggak salah, hahaha. Ini tuh juga sama mengejutkannya buat saya, Mas. Saya juga sedang, saya sedang istirahat waktu itu di Bali sama istri. Saya dihubungi sama asisten saya, tiba-tiba ada, ada breach data seperti ini. Saya juga terkejut sekali, itu sama seperti, apa, nijeten. Apa netijen, ya?

Netizen

Ya, netijen. Lah, sama saya terkejutnya. Karena kok bisa, gitu, ini terjadi, gitu? Waktu itu saya, wah, kaget banget, deh. Saya langsung dikasih tahu sama asisten saya untuk buka, apa, dia ngasih lihat, apa, akun Twetter. Apa? Sori, Twetti? Twitter?

Twitter

Ya, itu. Itulah, itu. Karena saya, bukan saya yang pegang itu, admin saya. Tapi saya bukalah sekali-sekali, dan saya lihat itu twit-twitnya pada, apa namanya, marah-marah gitu, karena kerjaan saya tidak beres, gitu. Mas juga kalau di posisi saya mungkin bingung juga mau bagaimana. Ya, mungkin, mungkin, apa, kesalahan kami, ya belum tentu juga karena ini sesuatu yang terjadi di luar negeri. Di Amerika, mau di Eropa, itu juga terjadi. Enggak hanya di Indonesia. Dan mereka juga kewalahan, sama seperti kita. Padahal, padahal teknologi mereka mungkin jauh lebih mumpuni dari sini. Jadi, enggak bisa begitu, lah. Maksudnya, menyudutkan kami sebagai institusi, padahal institu...apa, dari negara lain juga mengalami hal yang sama

Yang pertama, saya rasa kaget adalah reaksi yang wajar. Saya setuju

Ya, ya. Betul

Dan itu satu-satunya hal yang kita setuju pada sore hari ini

Ya

Tetapi kaget itu bukan menjadi sebuah alasan untuk Anda merasa bahwa Anda tidak bersalah

Lo? Enggak, gini, Mas...

Dan yang kedua adalah membandingkan...

Lo? Enggak gitu, Mas. Enggak, dengerin dulu. Mas ini suka motongnya enggak, gitu! Kesannya saya yang disalahkan, padahal enggak bisa dibilang saya yang salah juga. Ini kan sesuatu yang mendadak. Ini sebuah kejadian yang kita tidak pernah alami 10 tahun terakhir. Tiba-tiba terjadi, ah, siapa yang bisa, bisa menanggulanginya? Saya bukan...

Anda

Supremen gitu, yang bisa, apa, jadi menjaga dan membantu, apa, masyarakat. Saya bukan Superman, gitu. Jadi jangan begitu, lah

Tapi saya, izinkan saya mengutip twit Bapak, ya. Dua minggu lalu Bapak nge-twit...

Nge-twit...Rudy, Rudy, saya nge-twit apa, Rudy? Rudy? Oh ya, coba dibaca apa tadi

Cuitan Bapak adalah, "Kami sedang menjalani dan memusnahkan para hacker di negara ini." Apa yang dimaksud Bapak dalam twit tersebut?

Kita di sini juga berusaha sebisa mungkin untuk melindungi...

Pak, izinkan saya

Ya

Tugas saya di sini bukan hanya untuk bertanya

Betul!

Tapi mendengarkan

Ya, begitulah! Memang, memang...

Harusnya memang diketahui...

Kami sedang, kami sedang...

Sebagai...

Kami sedang, kami sedang melakukan yang terbaik sekarang. Ini sedang dalam proses semuanya

Sebagai pemimpin harusnya memahami...

Kami dari teknisi, dari IT...

...dari awal bahwa hal ini memang sulit

...dari pembenar arsip, semua...

Kesulitan itu bukan menjadi alasan atas kebocoran

Dan, ya...

Saya rasa di institusi Bapak juga memiliki hacker untuk melindungi perusahaan Bapak

Oh...Rudi, ada enggak? Ada, ada. Ada, ya. Betul, ada! Ada. Ya

Tugas saya di sini bukan hanya untuk bertanya

Betul

Tapi mendengarkan

Iya

Dan saya sudah cukup mendengarkan Bapak berputar-putar obrolannya

Loh

Maaf, saya harus bilang seperti ini

Kok berputar-putar jadinya ini? Bagaimana Mas Bro ini?

Pertanyaan saya adalah tanggung jawab Bapak dan institusi Bapak

Ya, oke

Ini terjadi karena apa?

Oke, begini. Begini, Mas. Jadi, ini sebuah masalah yang bisa, bisa saya tanggulangi. Kalau saya mendapatkan posisi yang lebih tinggi. Itu kenapa saya mencoba untuk maju di 2024 nanti, agar saat saya terpilih ini bisa saya tanggulangi karena saya di posisi yang lebih tinggi. Di posisi saya sekarang itu banyak sekali proses-proses yang harus saya lewati untuk bisa menangani ini, gitu

Bagaimana orang-orang bisa memilih Bapak ketika memang tidak berhasil dalam melindungi data kami?

Enggak, saya rasa...wah, data kalian...udah, lah, jujur-jujuran ajalah, Mas. Data yang bocor juga enggak penting-penting amat, lah. Maksudnya banyak...

Wow wow wow wow wow wow, Anda berbicara seperti itu?

Ah, enggak, enggak dipakai itu, apa...

Ini, ini on the record lo, Bung!

KTP-nya enggak dipakai juga, maksudnya. Enggak apa-apa kesebar, gitu lo. Bukan, bukan KTP Pak Presiden gitu yang kesebar, kan. Maksudnya, jadi ya sudah, gitu

Saya rasa detik ini Bapak hanya mencari alasan untuk mencari masalahnya ada di mana...

Lo, bukan, bukan. Dengar dulu...

Dan siapa bersalah, dan mencoba untuk mencari bagaimana pun caranya Bapak tidak salah. Saya rasa itu yang dilakukan

Aduh

Dan saya merasa cukup bahwa wawancara ini sudah dilaksanakan

Rudy, ini bagaimana? Tadi kita bicara di awal enggak gini, Rudy! Kamu ini kalau pilih acara enggak jel...Mas, ini tolong dihapus saja, ya. Saya enggak bisa begini, nih

Kita sudah dari awal...

Rudy?

...sudah ada consent bahwa...

Rudy! Rudy ke mana?

...Bapak akan ada di sini dan direkam. Baik, terima kasih semuanya atas acara hari ini

Saya tadi enggak suruh beli kopi! Kenapa beli kopi? Rudy!



Calificar Canción

VOTOS

¿Cuándo salió "WAWANCARA LIAR PT. II" de Hindia?
07 de julio del año 2023


¿En qué álbum está "WAWANCARA LIAR PT. II" de Hindia?
Lagipula Hidup akan Berakhir



Top 5 canciones de Hindia

Estas son algunas de las canciones más escuchadas de Hindia. Si te gustó "WAWANCARA LIAR PT. II", también puedes leer sus letras, conocer sus colaboraciones y explorar su discografía completa en LETRASBOOM.COM.

Malaikat Berputar di Atas Pencakar Langit


Matahari Tenggelam

Semua yang kau cela, Semua yang kau bela, Hak suaraku kan kau anggap responsif, Menahan diri dianggap lemah, Semuanya tak nyata, Kau pun termakan juga, Batin lapar, kau mudah digembala, Lihat sekarang engkau di mana, Oh jelas hal ini memang tak ada, Karena kau tak pernah merasakannya, Aman duduk man…

Selebrisik feat. Tuan Tigabelas, Rubina

Aku adalah arsitek (no I’m just kidding, that’s Koil), Aku tak peduli, kalian better watch your back (watch your back, watch your back), Kalian bisa panggilku kaum intelek, paling punya knowledge, seleb rajin bersolek kuasai setiap aspek, Spec canggih, high tech, followers siap protect, kuangkat der…

Cincin

Kau bermasalah jiwa, aku pun rada gila, Jodoh akal-akalan neraka, kita bersama, Kau langganan menangis, lakimu muntah-muntah, Begitu terus sampai Iblis tobat dan sedekah, Terkadang rasanya leher terbakar hingga pagi, Seperti aku hidup berpasangan dengan api, Berhenti, ulangi, psikolog dan terapi, Ak…

Nabi Palsu

Di sebuah kota, pinggir Jakarta, Ada seorang anak belajar dansa, Dengan bayangannya, dengan lukanya, Dibalut lagu, sedikit pas-pasan, Dan tanpa disangka, mimpinya jadi besar, Awalnya ia dambakan, ternyata merepotkan, Maka ia berpesan, pada dasarnya semua orang hipokrit, Percaya hanya pada dirimu, bu…

Lee la letra completa de WAWANCARA LIAR PT. II interpretada por Hindia. Descubre el video musical, la información del sencillo y explora más letras, álbumes y colaboraciones del artista en LETRASBOOM.COM.